Laporan Kasus Keperawatan DHF / Demam Berdarah

Laporan Kasus Keperawatan DHF / Demam Berdarah. Menyusun laporan keperawatan sangatlah penting untuk para perawat dalam penanganan pasien, maka dari itu ketika kita duduk dibangku perkuliahan jurusan perawat atau kebidanan kita sudah diajari untuk membuat Laporan Kasus keperawatan.

Hai Perawat indonesia, kali ini info perawat akan mencoba memberikan penjelasan atau contoh Laporan Kasus DHF, DHF atau yang dikenal dengan demam berdarah biasanya terjadi pada anak-anak, jika kebetulan anda ditugaskan untuk membuat Laporan Kasus DHF bisa mencoba mencontoh tugas yang sudah saya buat ini, anda bisa menjadikan refrensi untuk pengembangan lebih lanjut, ok untuk menyingkat waktu berikut contohnya;
laporan-kasus-dhf

LAPORAN KASUS
ASUHAN KEPERAWATAN PADA An. O DENGAN DHF
DI RUANG MELATI RSUD TUGUREJO SEMARANG

PENGKAJIAN
 Tanggal Masuk : 26 Januari 2006 Praktikan :---------------- Jam : 11.46 WIB NIM :---------------- Ruang : Melati No. Reg : 101964

Identitas :
  • Nama pasien : An. O
  • Umur : 10 tahun
  • Jenis kelamin : Perempuan
  • Suku/ bangsa : Jawa/ Indonesia
  • Agama : Islam
  • Pendidikan : SD
  • Pekerjaan : Belum bekerja
  • Alamat : Bringin Asri, Gondonyo, Ngaliyan
  • MRS : 26 Januari 2006, 11.46 WIB
  • Tanggal pengkajian : 30 Januari 2006
Penanggung jawab :
  • Nama : Tn. B
  • Umur : 42 tahun
  • Hubungan dg pasien : Ayah Pasien
  • Suku/ bangsa : Jawa/ Indonesia
  • Agama : Islam
  • Pendidikan : SLTA
  • Pekerjaan : Pegawai Negeri Sipil
  • Alamat : Bringin Asri, Gondonyo, Ngaliyan,
Keluhan Utama Ibu mengatakan panas 37,50C, batuk, kepala pusing 
1. Riwayat Keperawatan 
Riwayat Perawatan Sekarang 
  • Pasien kiriman dari puskesmas Ngaliyan dengan diagnosa DHF gr.I. Dengan keluhan panas selama 2 hari, mual, muntah 3 kali, mencret. 
  • Kemudian pada tanggal 26 Januari 2006 Pasien dibawa ke RSUD Tugurejo dengan diagnosa DHF gr. I. 
Riwayat Perawatan Yang Lalu
  • Riwayat penyakit yang lalu pasien belum pernah dirawat di RS, riwayat asma/sesak napas (-), DM (-), HT (-).
Riwayat Kesehatan Keluarga
  • Keluarga tidak ada yang menderita asma, DM, Jantung, dan penyakit menular, atau penyakit menahun.
POLA KESEHATAN ( MODEL KONSEPTUAL VIRGINIA HANDERSON) 
  1.  Bernafas dengan Normal Pasien bernapas lewat Hidung, sebelum dan selama dirawat di RS tidak ada keluhan. 
  2. Kebutuhan Nutrisi Sebelum pasien dirawat di RS, kebutuhan nutrisinya terpenuhi oleh nasi, sayur, dan lauk-pauk. Selama Pasien dirawat di RS, kebutuhan nutrisinya dipenuhi oleh nasi, sayur, lauk-pauk dan buah. Setiap makan pasien habis ½ porsi dan harus dibujuk. 
  3. Pola Eliminasi Sebelum pasien dirawat, BAK normal + 10x/hari, BAB 2x/hari dengan konsistensi lunak, warna kuning. Selama pasien dirawat di RS, BAK normal + 10x/hari, BAB 2x/hari dengan konsistensi agak cair, warna kuning. 
  4. Gerak dan keseimbangan Sebelum dan selama dirawat di RS, pasien bisa berjalan. 
  5. Kebutuhan istirahat tidur Sebelum dan selama dirawat di RS, pasien dap0at tidur nyenyak pada siang hari 2 jam dan pada malam hari 6-8 jam.
  6. Kebutuhan berpakaian Pasien sudah bisa memilih pakaian yang ia sukai dan tidak disukai. Pasien diberi pakaian oleh ibunya dengan baik.
  7. Mempertahankan temperatur tubuh dan sirkulasi Sebelum dan selama pasien dirawat di RS, tidak ada perubahan suhu, suhu diantara 36-370C.
  8. Kebutuhan personal hygiene Sebelum dan selama pasien dirawat di RS, kebutuhan personal higiene dipenuhi sendiri dan kadang dibantu oleh ibunya. Pasien tampak bersih dan rapi. 
  9. Kebutuhan rasa aman dan nyaman Pasien sangat dekat dengan orang tuanya, terutama ibunya saat dirawat di RS, ibunya selalu ada di sampingnya. 
  10. Berkomunikasi dengan orang lain dan mengekspresikan emosi, keinginan, rasa takut dan pendapat Selama dirawat di RS, pasien seorang anak yang pemalu, pasien kooperatif, pasien ingin dirinya segera pulang dan kembali ke sekolah. 
  11. Kebutuhan spiritual Pasien beragama islam. Sebelum dirawat di RS, pasien rajin menjalankan sholat lima waktu. Selama dirawat di RS, pasien tidak mampu menjalankan sholat lima waktu karena kondisinya. 
  12. Kebutuhan bekerja Semua kebutuhan klien terpenuhi diatas tempat tidur.
  13. Kebutuhan bermain dan rekreasi Sebelum sakit pasien bermain dengan temannyasepulang sekolah,. Selama di RS, pasien tidak mampu bermain karena kondisinya. 
  14. Kebutuhan belajar Sebelum dirawat di RS, pasien belajar setelah waktu maghrib. Selama dirawat di RS, kebutuhan belajar pasien tidak terpenuhi karena kondisinya.
IV. PEMERIKSAAN FISIK

Kesadaran : Compos Mentis
Nadi : 80x/ menit
Pernafasan : 24x/ menit
Suhu tubuh : 378 C

Kepala :
Bentuk kepala mesosephal, bersih, tidak berbau, tidak ada lesi, rambut hitam lurus.
Mata :
Cekung, lakrimasi, Isokor, reflek pupil simetris, konjungtiva tidak anemis, sclera tidak ikteric, tidak ptosis, koordinasi gerak mata simetris dan mampu mengikuti pergerakan benda secara tak terbatas.
Hidung :
Simetris, bersih, tidak ada polip hidung, tidak ada pernapasan cuping hidung, tidak ada lendir, tidak ada darah.
Mulut :
Bibir tidak cyanosis, mukosa mulut lembab, tremor tidak ditemukan, tidak ada stomatitis dan tidak berbau.
Telinga :
Simetris, bersih, tidak ada tanda peradangan ditelinga/ mastoid. Cerumen tidak ada, reflek suara baik, tidak terdapat darah.
Leher :
Tidak terdapat pembesaran kelenjar thiroid, kelenjar getah bening tidak membesar, tidak ditemukan distensi vena jugularis.
Dada :
  • Inspeksi : Simetris, tidak ada jejas, tidak ada edema.
  • Palpasi : ictus cordis
  • Perkusi : sonor
  • Auskultasi : suara besar vesikuler, tidak ada suara tambahan.
Paru :
  • Inspeksi : pengembang ka = ki.
  • Palpasi : fremitus raba ka = ki
  • Perkusi : sonor
  • Auskultasi : -
Abdomen : 
Simetris, tidak ditemukan masa, kulit supel, distensi vena abdominal tidak ditemukan, nyeri tekan tidak teindikasi, bising usus meningkat 30x/menit, suara tympani, tidak ditemukan pembesaran lien/hepar.
Ekstremitas :
simetris, tidak ada edema, infus terpasang di tangan kiri.
Genetalia :
Tidak ada kelainan kongenital
Kulit : 
turgor elastis, tidak ada sianosis, icterus tidak ada, warna kemerahan pada daerah sekitar anus.

Laporan Imunisasi
  1. BCG 1X
  2. HP 3X
  3. DPT 3X
  4. POLIO 4X
  5. imunisasi campak
Tahap Pertumbuhan
  • Berat Bayi lahir (BBL) : 3100 gr
  • Panjang badan (PB) : 48 cm
  • Berat badan sekarang : 30 Kg
  • Panjang badan sekarang : 145 cm
  • Pada tahap pertumbuhan tidak ada masalah.
Tahap Perkembangan
  • Tengkurap umur 4bulan
  • Ngremeng umur 6bulan
  • Jalan tertatih-tatih umur 1 tahun
  • Jalan lancar umur 1 tahun 6 bulan
Nah diatas adalah cuma sekedar contoh Laporan Kasus DHF, anda bisa mendownloadnya melalui link dibawah ini jika membutuhkannya ya, silahkan bisa didownload dibawah ini;

Download Laporan Kasus DHF | CONTOH 1 | CONTOH 2

Link penting lainnya :
Asuhan Keperawatan DHF
Laporan Pendahuluan DHF

Demikian sedikit informasi yang bisa saya berikan, semoga bisa membantu dan bermanfaat bagi anda semuanya rekan perawat semua, terimakasih

0 Response to "Laporan Kasus Keperawatan DHF / Demam Berdarah"

Posting Komentar

Berikanlah Kritik Dan Saran Yang Bisa membangun Blog ini,

Jangan Kawatir Saya Akan Berkunjung Balik Ke Blog Sobat Semuanya

AdBlock Detected!

Like this blog? Keep us running by whitelisting this blog in your ad blocker.


Suka Blog ini? Please disable your Adblocker to access this site! Thanks. Harap nonaktifkan Adblocker Anda untuk mengakses situs ini! Terimakasih.

This is Perawatina this blog in your ad blocker.

Thank you!

×